Cara Membuat Tanda Tangan Digital di PDF: Dua Jalur, dan Kapan Bedanya Penting

Cara membuat tanda tangan digital di PDF ada dua jalur, dan dua-duanya sah menurut hukum Indonesia. Jalur gratis: buka berkasnya di pembaca PDF, bubuhkan tanda tangan, simpan sebagai berkas baru β dua menit. Jalur tersertifikasi lewat penyedia yang terdaftar di Komdigi: sekali pendaftaran identitas sekitar 15 menit, lalu Rp0 untuk kuota terbatas sampai Rp54.000 per bulan. Bedanya baru terasa kalau dokumen itu suatu hari dipersoalkan orang. Semua aturan, daftar penyedia dan angka di bawah dibaca dari sumber resmi pada 3 Oktober 2026.
Yang membuat orang ragu biasanya bukan caranya. Caranya mudah. Yang membingungkan: mana yang dianggap sah kalau sampai masuk meja pengacara.
Dua jenis tanda tangan elektronik menurut hukum Indonesia
Aturan mainnya ada di PP 71/2019. Pasal 60 ayat (2) membagi tanda tangan elektronik menjadi dua: tersertifikasi dan tidak tersertifikasi. Keduanya diakui. Penjelasan pasal yang sama menyebut bedanya dengan kalimat yang pendek tapi menentukan β jenisnya berpengaruh terhadap kekuatan nilai pembuktian.
Tersertifikasi dan tidak tersertifikasi, dibandingkan
| Pembanding | Tidak tersertifikasi | Tersertifikasi |
|---|---|---|
| Cara dibuat | Gambar tanda tangan atau fitur sign bawaan pembaca PDF | Sertifikat elektronik dari PSrE Indonesia, dibuat dengan perangkat tersertifikasi |
| Yang menerbitkan | Tidak ada pihak ketiga | Penyelenggara Sertifikasi Elektronik yang diakui Komdigi |
| Dasar hukumnya | PP 71/2019 Pasal 60 ayat (4) | PP 71/2019 Pasal 60 ayat (3) |
| Status keabsahan | Sah, selama enam syarat Pasal 59 ayat (3) terpenuhi | Sah, dan identitas penanda tangan sudah diverifikasi lebih dulu |
| Kekuatan pembuktian | Lebih lemah kalau dipersoalkan | Lebih kuat β ini beda yang disebut penjelasan Pasal 60 ayat (2) |
| Biaya per bulan | Rp0 | Rp0 untuk 10 dokumen, Rp54.000 perorangan, Rp225.000 per akun karyawan |
Rujukan: UU ITE Pasal 11 ayat (1), PP 71/2019 Pasal 59 dan Pasal 60, dibaca dari naskah resmi di JDIH BPK pada 3 Oktober 2026. Angka biaya dari halaman harga Privy, satu-satunya penyedia pada daftar resmi yang memasang harga terbuka saat dicek.
Satu catatan yang sering terlewat: kalau tanda tangannya mewakili badan usaha, bukan pribadi, PP 71/2019 Pasal 59 ayat (2) menyebutnya segel elektronik. Beda nama, beda pula yang didaftarkan β perusahaan, bukan orang. Kalau Anda sedang menyusun aturan internal soal siapa boleh menandatangani apa, itu pekerjaan tata kelola, bukan pekerjaan teknis, dan biasanya lebih cepat selesai kalau dibahas bersama konsultan IT Sidoarjo sekalian dengan bagian legal.
Cara membuat tanda tangan digital di PDF, langkah demi langkah
Jalur gratis dulu, karena ini yang dipakai sehari-hari untuk surat jalan, berita acara dan dokumen internal.
- Buka berkasnya di pembaca PDF. Acrobat Reader di Windows, Preview di Mac, atau pembaca bawaan ponsel. Semuanya sudah punya fiturnya tanpa biaya tambahan.
- Cari menu tanda tangan. Di Acrobat Reader namanya Fill & Sign; di Preview letaknya di ikon markup.
- Buat tanda tangannya sekali saja. Bisa digambar pakai trackpad, difoto dari kertas, atau diketik lalu dipilihkan jenis hurufnya. Setelah tersimpan, bisa dipakai ulang.
- Simpan sebagai berkas baru. Jangan menimpa yang asli. Simpan versi bertanda tangan terpisah supaya urutan revisinya masih bisa ditelusuri.
Yang tersertifikasi perlu persiapan, tapi hanya sekali di awal.
- Pilih penyedia dari daftar resmi. Daftarnya ada di tte.komdigi.go.id, bagian Daftar PSrE. Per 3 Oktober 2026 ada sebelas nama di sana.
- Daftar dan verifikasi identitas. Perlu KTP, swafoto, dan umumnya perekaman wajah singkat. Ini bagian yang memakan waktu, sekitar 10β15 menit, dan hanya dilakukan sekali.
- Unggah PDF-nya, lalu tentukan letak tanda tangan. Kalau penanda tangannya lebih dari satu, sistem mengirim tautan ke masing-masing orang dan menunggu semuanya selesai.
- Unduh hasilnya beserta bukti verifikasinya. Berkas yang turun sudah membawa sertifikat elektronik di dalamnya. Itulah yang dibaca pemeriksa nanti, bukan gambar tanda tangannya.
Siapa yang boleh menerbitkan sertifikat elektronik di Indonesia
Indonesia memakai prinsip satu induk: setiap penyelenggara harus diakui menteri dan berinduk pada PSrE induk yang dikelola pemerintah. Artinya daftarnya tertutup dan pendek. Ini isinya saat dicek.
Penyelenggara Sertifikasi Elektronik yang diakui Komdigi
| Badan hukum | Alamat layanan |
|---|---|
| Perum Percetakan Uang Republik Indonesia | ca.peruri.co.id |
| Balai Besar Sertifikasi Elektronik BSSN | bsre.bssn.go.id |
| PT Privy Identitas Digital | privy.id |
| PT Indonesia Digital Identity | vida.id |
| PT Solusi Net Internusa | digisign.id |
| PT Tilaka Nusa Teknologi | tilaka.id |
| PT Solusi Identitas Global Net | ezsign.id |
| PT Indonesia Digital Security | idas.id |
| PT Vipas Inovasi Teknologi | vinotek.id |
| PT Digital Tandatangan Asli | xignature.co.id |
| PT Grahadi Digital Technology | idtrust.id |
Disalin dari daftar resmi di tte.komdigi.go.id/listpsrenew pada 3 Oktober 2026. Daftar ini bisa berubah β periksa lagi sebelum menandatangani kontrak yang nilainya besar.
Kalau Anda menerima dokumen dan ragu tanda tangannya asli atau tidak, Komdigi menyediakan alat periksa berkas di tte.komdigi.go.id/verifyPDF. Unggah PDF-nya, hasilnya menyebut siapa penerbit sertifikatnya. Kebiasaan memeriksa seperti ini murah dan jarang dilakukan, padahal pemalsuan dokumen perusahaan sekarang jauh lebih sering lewat berkas daripada lewat sistem β bagian dari hal yang kami periksa saat menangani keamanan siber untuk klien.
Enam syarat yang membuat tanda tangan elektronik sah
UU ITE Pasal 11 ayat (1) menyebut enam syarat, dan penjelasannya menegaskan ini persyaratan minimum β bukan daftar yang boleh dipilih sebagian. PP 71/2019 Pasal 59 ayat (3) mengulang isinya persis. Diterjemahkan ke bahasa sehari-hari:
- Data pembuat tanda tangannya hanya terkait pada orang yang menandatangani.
- Saat dokumen ditandatangani, data itu hanya ada dalam kuasa orang tersebut.
- Setiap perubahan pada tanda tangannya setelah itu dapat diketahui.
- Setiap perubahan pada dokumen yang terkait dengannya juga dapat diketahui.
- Ada cara tertentu untuk memastikan siapa penanda tangannya.
- Ada cara tertentu untuk menunjukkan bahwa ia memang menyetujui isinya.
Baca ulang syarat ketiga dan keempat sambil membayangkan gambar tanda tangan yang ditempel di PDF. Gambar itu tidak menolak apa pun. Siapa saja yang membuka berkasnya bisa mengganti angka di dalamnya, menyimpan ulang, dan tanda tangannya tetap terlihat utuh. Jalur tersertifikasi menutup celah itu karena isi dokumen ikut dikunci ke sertifikatnya; begitu satu huruf berubah, pemeriksaan gagal.
Jadi dokumen yang mana yang perlu jalur tersertifikasi
Menurut pengalaman kami, sebagian besar dokumen harian perusahaan tidak perlu. Surat jalan, memo internal, berita acara rapat β cukup jalur gratis, dan memaksakan yang tersertifikasi untuk semuanya hanya menambah pekerjaan. Yang perlu jalur tersertifikasi ada empat jenis: perjanjian kerja sama dengan pihak luar, dokumen yang dibawa ke bank atau asuransi, berita acara serah terima proyek, dan apa pun yang kemungkinan besar dibaca orang yang tidak mempercayai Anda.
Jalur tersertifikasi punya ongkos yang jarang disebut penjualnya: lawan bicara Anda juga harus mendaftar dan menyerahkan data identitas. Satu kontraktor di Candi, Sidoarjo, batal memakainya untuk dua belas vendor kecil karena lima di antaranya menolak mengunggah KTP ke aplikasi yang belum pernah mereka dengar. Ongkos kurir yang mau dihemat waktu itu Rp30.000 sekali kirim dengan tunggu tiga hari, jadi tidak jadi hemat juga. Mereka akhirnya memakai jalur tersertifikasi hanya untuk kontrak induk, dan jalur gratis untuk surat perintah kerja turunannya. Itu kompromi yang masuk akal.
Kalau tanda tangannya mau dipasang di dalam sistem sendiri β misalnya tombol "setujui" di aplikasi persetujuan pembelian yang langsung menerbitkan PDF bertanda tangan β hampir semua penyedia pada daftar di atas membuka antarmuka programnya. Pekerjaan itu biasanya dua sampai empat minggu, dan lebih aman dikerjakan bersama software house yang pernah memasangnya, karena bagian yang sering salah bukan pemasangannya melainkan penyimpanan kunci dan pencatatan jejaknya.
Dokumen yang sudah ditandatangani digital masih perlu meterai?+
Hasil pindai tanda tangan basah yang ditempel di PDF sah atau tidak?+
Kalau penyedianya tutup, dokumen lama saya jadi tidak bisa diperiksa?+
Konsultan IT yang membantu bisnis Indonesia memilih dan mengelola infrastruktur cloud, mengembangkan software, dan memastikan operasional IT berjalan lancar. Berbasis di Sidoarjo, melayani klien di seluruh Jawa Timur dan Indonesia.
Artikel Terkait

Biaya Audit Keamanan Sistem: Rp5 Juta sampai Rp75 Juta, dan Apa yang Menentukan Angkanya
Biaya audit keamanan sistem: Rp5β15 juta untuk pemindaian, Rp15β50 juta untuk pentest aplikasi. Cara menghitung anggaran Anda sendiri dari jumlah aset.

Cara Daftar PSE Komdigi untuk Website Perusahaan: Siapa yang Wajib dan Siapa yang Tidak
Cara daftar PSE Komdigi lewat OSS: enam kriteria wajib daftar, data yang disiapkan, tahapan sampai TDPSE terbit, dan kapan website Anda tidak perlu.

Kapan Pindah dari Excel ke Sistem: Tiga Angka yang Menentukan
Kapan pindah dari Excel ke sistem? Tiga angka yang menentukan, hitungan biaya diam per tahun, dan proses mana yang dipindahkan lebih dulu.